BLT DD untuk warga kurang mampu terdampak covid 19.

Sebanyak 40 kk warga desa Kebon Padangan ,lolos verifikasi musdes khusus yang diselenggarakan di Desa Kebon Padangan hasil pendataan relawan covid 19 yang tersebar di lima dusun wilayah desa Kebon Padangan.Dimana data tersebut vsetelah penyisiran yangf dilaksanakan pula dari warga yang belum tercatat menerima bantuan Pemerintah yaitu PKH,BPNT,BLT Kemensos,BanProv,BLT BKK Propinsi,dan bantuan lainnya sehingga tidak terjadi tumpang tindih .Karena diharapkan warga yg terdata hanya berhak mewnerima satu jenis bantuan dan dari satu sumber pendanaan.

Adapun warga penerima BLT DD adalh warga yang jg harus memenuhi kriteria dari minimal masuk dalam 14 kriteria yang menjadi acuan.

Dalam pandenik covid 19,sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat dan begitupula keperdulian untuk saling berbagi tumbuh secara sadar bagi yang tergolong berekonomi mampu untuk berbagi pada yang tidak mampu baik melalui kelembagaan atau perorangan langsung dalam penyalurannya.

Pencairan dana BLT DD dilaksanakan selama 3 bulan mulai bulan april 2020,dimana tiap bulan per KK menerima Rp.600.000 ,jadi jumlah total perKK menerima Rp.1.800.000,-.Sesui perintah dan edaran bapak Presiden RI (Ir.H.Joko Widodo).Bahwa dana desa dialokasikan sebesar 30 persen dari jumlah pagu yang diterima desa Kebon Padangan  ( Dana Desa Rp.1. 091.754.000.-).Kegiatan untuk BLT DD secara dampak juga berakibat adanya pengurangan kegiatan kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya yang rencananya bersumber dari Dana Desa tersebut. Terutama dibidang kegiatan Pemberdayaan dan barang jasa ke masyarakat.Beruntung pula masih ada berlangsung kegiatan infrastruktur skala desa yang juga menjadi penambahan pendapatan bagi tenaga harian (PKT)yang tidak mendapat BLT.

Semoga pandenik covid 19 segera berlalu,walau saat ini ada wacana penentuan darurat covid masih ada perpanjangan dan penerima bantuan direncanakan berlanjut lagi tiga bulan kedepan namun penerimaan tiap kk menjadi Rp 300.000,- perbulannya.Dan akan berdampak pula pada perubahan kembali rencana pelaksanaan pembangunan yang akan tertunda kegiatannya.Mengingat dana untuk persediaan hal tersebut.

 

 

Tinggalkan komentar